Sepuluh Daerah di Sumsel Siaga Darurat Asap Karhutlah

Sibernas1.com Palembang—- Sepuluh daerah di Provinsi Sumatera Selatan ( Sumsel) menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) selama musim kemarau 2025.
Sudirman, Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel mengatakan bahwa, langkah ini diambil, sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah yang rawan terbakar.
” Saat ini sudah ada 10 pemerintah daerah yang menetapkan status siaga, termasuk Pemprov Sumsel di tingkat provinsi.” ujarnya dikutip dari detiksumsel, Selasa (15/7/2025).
Ia menambahkan, sepuluh daerah yang sudah menyatakan status siaga darurat karhutla yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Lahat, Prabumulih, Muara Enim, Musi Rawas, Ogan Ilir, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.
Dengan status siaga ini, lanjutnya pemerintah daerah dapat segera mengakses bantuan logistik dan teknis dari provinsi maupun pusat. Termasuk di dalamnya adalah dukungan operasi pemadaman udara, jika diperlukan.
Sudirman menyebutkan, koordinasi dengan BNPB terus diperkuat, untuk memastikan kesiapan seluruh daerah dalam menghadapi potensi karhutla yang lebih luas.
“Kami terus bergerak cepat. Mobilisasi alat pemadaman dan personel sedang dipercepat, termasuk kerja sama lintas instansi.” jelasnya.
Dalam upaya pencegahan, Sudirman mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia meminta warga turut melaporkan secara cepat, jika menemukan titik api atau tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.
” Peran aktif masyarakat sangat penting. Kami minta warga segera lapor jika melihat potensi kebakaran, agar bisa langsung ditangani.” tegasnya.




