Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un Penyanyi Kanaya Whu Tutup Usia, KDM Sampaikan Hal ini…!

Sibernas1.com Jabar—–Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un Kabar duka menyelimuti dunia musik tanah air. Penyanyi Kanaya Whulan atau yang akrab disapa Kanaya Whu meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, pada Ahad (13/9/2026) akibat penyakit kanker.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, mengabarkan kondisi terkini sebelum kepergian vokalis grup musik Emka 9 tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Hasan Sadikin Bandung karena penyakit kanker.
” Kami menyampaikan berita dukacita, telah meninggal dunia saudari kita, sahabat kita, Teh Kanaya, di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,” kata KDM dikutip dari lama media sosial pribadinya.
Gubernur yang akrab disapa KDM itu juga menyampaikan doa agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan diampuni dari segala dosa.
” Semoga almarhum diterima iman islamnya, diampuni segala dosanya dan diterima di sisi Allah SWT,” kata KDM
Melalui unggahan di media sosialnya , KDM menuliskan kalimat ucapan selamat jalan dan doa untuk almarhumah.
“Surga untukmu, Teh Kanaya,” tulis KDM.
Ia juga menambahkan pesan haru yang mengenang karya-karya almarhumah selama berkarier di dunia musik Indonesia.
” Kini kau benar-benar menjadi purnama yang dirindukan. Terima kasih atas segala karya. Bahagia kini kau jelang. Selamat jalan,” lanjut KDM.
Dalam kesempatan yang sama, KDM meminta masyarakat memaafkan kesalahan almarhumah serta menyampaikan permohonan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
KDM juga membeberkan informasi mengenai lokasi pemakaman almarhumah.
“Kanaya akan dimakamkan di tempat kelahiranya di Kabupaten Tasikmalaya,” pungkasnya.
Sebelumnya, kabar duka sempat disampaikan oleh sang adik melalui unggahan di akun Instagram resmi almarhumah pada hari yang sama.
“Assalamualaikum. Untuk semuanya, saya adik Kanaya, mohon doanya untuk kakak saya yang telah berpulang ke Rahmatullah,” tulis adik Kanaya Whu.
Pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhumah semasa hidup serta membuka komunikasi terkait urusan utang piutang yang mungkin belum terselesaikan.
“Semoga amal baiknya diterima oleh Allah SWT. Mohon doanya dan saya sebagai adik meminta maaf jika ada kesalahan yang disengaja maupun tidak, dan bila kakak saya memiliki masalah utang piutang, tolong kabari. Terima kasih,” tambah adik almarhumah.
Untuk diketahui, semasa hidupnya, Kanaya kerap mendampingi berbagai agenda resmi Pemprov Jabar dan safari budaya dengan membawakan lagu-lagu ciptaan Dedi Mulyadi seperti Rindu Purnama, Karembong Koneng, Prabu Siliwangi, Dangiang Galuh Pakuan, Indung, dan Memanen Cinta. Penampilan terakhir almarhumah di hadapan publik berlangsung saat membawakan lagu Melati di Tapal Batas pada peringatan HUT ke-81 RI di Gedung Sate pada 17 Agustus 2026. Jenazah diberangkatkan dari Bandung menuju tempat pemakaman di Kabupaten Tasikmalaya.




