Dukung Program Piala Dunia 2026, TVRI Sumsel Targetkan Penguatan Jaringan Hingga ke Pelosok Daerah
Gelar Nobar di Beberapa Kabupaten-Kota se Sumsel

Sibernas1.com Palembang—–Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan enam titik nonton bareng (nobar) bersama masyarakat, sebagai bagian dari dukungan terhadap penyiaran Piala Dunia tahun 2026.
” Untuk di Sumsel sendiri, kita telah menyiapkan sembilan wilayah layanan yang harus terjangkau siaran TVRI,” ujar Kepala Stasiun TVRI Sumsel , Eflianty Analisa dikutip dari detiksumsel, Kamis (5/2/2026).
Ia mengatakan, siaran Piala Dunia 2026 akan ditayangkan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport, sementara seluruh stasiun TVRI daerah akan me-relay pertandingan melalui jaringan digital terestrial TVRI, yang menjangkau wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke.
” Sebagai bagian dari program pendukung, TVRI Sumsel berkewajiban menggelar kegiatan nonton bareng yang direncanakan sebanyak enam kali di tingkat provinsi, bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota se Sumsel, ” bebernya.

Dari sisi teknis, Eflianty Analisa menyebutkan, daya pancar TVRI di Palembang saat ini telah mencapai 97 persen. Sementara di beberapa daerah lain, seperti Ogan Komering Ilir baru sekitar 60 persen dan Ogan Ilir sekitar 70 persen.
Menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026 pada Juni mendatang, TVRI menargetkan penguatan jaringan agar seluruh wilayah di Sumsel memiliki daya pancar di atas 95 persen.
Untuk daerah dengan jangkauan rendah, seperti OKU Timur dan OKU Selatan, TVRI pusat akan menyewakan pemancar tambahan, agar masyarakat tetap dapat menyaksikan pertandingan.
Eflianty Analisa juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan antena luar dan set-top box (STB) digital, mengingat siaran Piala Dunia 2026 hanya dapat ditonton melalui siaran terestrial digital, bukan parabola atau satelit, sesuai dengan ketentuan kerja sama antara TVRI dan FIFA.






