PALEMBANG BERDAYA

Pemkot Palembang Siaga 24 Jam Hadapi Ancaman Banjir Akibat Hujan Intensitas Tinggi

Sibernas1.com PALEMBANG —– Pemerintah Kota Palembang meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengeluarkan instruksi kepada seluruh pejabat dan pemangku kepentingan agar memperkuat kesiapsiagaan guna meminimalisir dampak banjir di wilayah kota.

Ratu Dewa menekankan pentingnya penetapan status siaga banjir oleh seluruh perangkat daerah. Kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan bencana diminta dipastikan optimal, sehingga respons cepat dapat dilakukan saat terjadi genangan maupun banjir.

“Selain itu, dinas terkait diminta segera melakukan pembersihan drainase, saluran air, dan sungai dari sampah serta sedimen yang berpotensi menghambat aliran air. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah meluapnya air saat curah hujan tinggi,” katanya.

Koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian utama. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, dan kelurahan diminta memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya agar penanganan di lapangan berjalan efektif dan terintegrasi.

Pemkot juga menginstruksikan pemetaan wilayah rawan banjir dilakukan secara intensif, disertai dengan langkah mitigasi dan kesiapan evakuasi jika kondisi darurat terjadi. Di sisi lain, kesiapan logistik seperti bahan pokok, obat-obatan, serta pendirian posko siaga di titik strategis turut menjadi prioritas.

Kepada masyarakat, pemerintah mengimbau untuk tetap waspada, tidak membuang sampah sembarangan, serta mengikuti arahan petugas saat kondisi darurat. Peran aktif warga dinilai penting dalam mengurangi risiko banjir.

Tak hanya itu, antisipasi kemacetan di jalan-jalan utama juga menjadi fokus. Pemerintah akan mengoptimalkan pompanisasi serta pengaturan personel di titik rawan genangan guna mencegah kemacetan parah yang kerap terjadi hingga berjam-jam.

Wali Kota juga meminta Satuan Tugas (Satgas) yang telah dibentuk di tingkat kelurahan, kecamatan, dan OPD segera bergerak cepat di lapangan. Seluruh perangkat daerah diwajibkan siaga 24 jam, memantau kondisi cuaca, serta melaporkan perkembangan secara berkala, termasuk dokumentasi video kondisi wilayah masing-masing.

BACA JUGA :  Wali Kota  Palembang Ratu Dewa Dukung Program Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Palembang

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kita,” tegas Ratu Dewa.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Palembang berharap dampak banjir dapat ditekan seminimal mungkin serta aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar meski menghadapi cuaca ekstrem. (Fitria)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button